desis09's blog

Just another weblog

Laba-laba

September30

Yaampun. Aku punya Blog sebagus ini tapi gak dipake apa-apa coba ckckck dasar si Desi bisanya cuma mbaca doang nulisnya breh ndak bisa!

Teknologi Pangan Pilihan Yang Tepat

December14

Memilih perguruan tinggi yang tepat merupakan salah satu syarat keberhasilan seseorang di masa depan, jadi tidak heran kalau Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB) , Institut Pertanian Bogor (IPB), Sekolah-sekolah Tinggi kedinasan menjadi sasaran siswa lulusan SMA. Jika pada saat memilih SD, SMP, dan SMA masih ada campur tangan orang tua maka kuliah adalah saatnya seseorang menentukan pilihan sendiri. Bagi mereka yang tinggal di kota kecil, “merantau” adalah hal yang mesti dilakukan, namun yang mesti diperhatikan bukan saja harus tepat memilih universitas tetapi harus tepat juga memilih jurusan yang di ambil. Dalam memilih jurusan, haruslah memerhatikan seberapa membutuhkannya Indonesia dengan ahli jurusan tersebut. Teknologi pangan merupakan salah satu ilmu yang sangat diperlukan demi berkembangnya Indonesia. Sehingga jika Teknologi Pangan muncul nama IPB lah yang disoroti.

Dalam memilih tempat belajar yang mesti diperhatikan adalah kualitas Universitasnya dan kualitas jurusan itu sendiri.Kualitas Universitas dapat dilihat salah satunya “ke-eksisannya” di dunia web, Menurut Webometrics, Bogor Agricultural University tercatat menduduki peringkat 1127 atau peringkat 6 di antara universitas di Indonesia. (webometrick)

Setelah tahu Kualitas Perguruan Tingginya, kemudian dilihat pula kualitas departemen atau jurusan yang bersangkutan. Teknologi Pangan IPB tidak diragukan lagi kualitasnya, hal ini terlihat dari prestasi mahasiswanya, suatu kebanggan bagi Indonesia dan Teknologi Pangan IPB adalah ketika empat mahasiswa Institut Pertanian Bogor, Stefanus, Agus Danang Wibowo, Saffiera Karleena,Margaret Octavia, menjuarai kompetisi produk pangan internasional, Institute of Food Technologists (IFT) Annual Meeting and Food Expo di Chicago, Illinois, Amerika Serikat, 17-20 Juli lalu. Mereka menamakan serealnya Crantz Flakes. Bahan bakunya adalah singkong, kedelai, pisang, tepung beras, gula, dan garam. Menurut Stefanus, pembuatan Crantz tidak menggunakan air. Alasannya, Crantz dibuat dengan asumsi lokasi di Nusa Tenggara Timur. (dream Indonesia) Sedangkan tim kedua dari IPB sekaligus peraih pememang kedua, yang terdiri dari Zulfahnur, Henni Rizki Septiana, Laras Aryandini, Eri SuhestiHelena Suri Widyasitoresmi menghasilkan karya ilmiah berupa Triple Mix Puffed Cereal. Penelitian ini memberikan alternatif pangan sehat, bergizi dan aman untuk anak-anak usia sekolah yang terbuart dari bahan-bahan lokal Indonesia seperti jagung, tempe dan pisang. Melalui keikutsertaan para mahasiswa ini di tingkat international,dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk belajar lebih jauh tentang teknologi pangan dan  dapat berkontribusi bagi kemajuan teknologi pangan khususnya dalam bidang kesehatan. (nutrifood) Satu lagi prestasi Teknologi Pangan IPB adalah departemen / jurusan pertama diluar Amerika Utara yang diakui oleh Institut of Food Technologists. http://www.ift.org/

Lulusan dengan Mayor Teknologi pangan IPB  akan memiliki kompetensi dalam mengaplikasikan prinsip-prinsip ilmu dan teknologi pangan serta prinsip-prinsip ekonomi dan manajemen pada sistem seleksi, pengawetan, pengolahan, pengemasan, distribusi, pemanfaatan bahan pangan yang bermutu aman. Kompetensi tersebut telah memenuhi kompetensi minimal telah direkomendasikan oleh Institute of Food Technologists (IFT). Standar program pendidikan teknologi pangan yang direkomendasikan oleh Institute of Food Technologists (IFT). Berdasarkan tujuan pendidikan dan jabaran kompetensi lulusan yang ingin dicapai, maka disusun struktur kurikulum Mayor Teknologi Pangan.

Lulusan sarjana Mayor Teknologi Pangan dapat bekerja di bidang sektor pangan, seprti di industri pengolahan pangan, industri ingredien pangan, industri peralatan pengolahan pangan, industri pengemasan pangan, pusat pelayanan informasi bidang pangan, lembaga penelitian, lembaga pendidikan, distributor pangan (retail), jasa boga, jurnalistik, konsultan dan lembaga swadaya masyarakat.

Lulusan Mayor Teknologi Pangan  juga diperlukan untuk menempati posisi di instansi pemerintahan, terutama yang berhubungan dengan kebijakan, riset dan implementasinya dalam hal pengembangan industri pangan, keamanan pangan, gizi, standarisasi mutu pangan, kebutuhan pangan nasional, penyuluhan, dll. Di samping itu lulusan Mayor Teknologi Pangan juga dibekali dengan keterampilan yang diperlukan untuk berwirausaha dalam bidang industri pangan. (fateta itp). Jadi pilih lah Teknologi Pangan khususnya di IPB sebagai tempat study berkualitas.